Pengertian, Struktur, Tujuan, Jenis-Jenis dan Contoh Teks Diskusi

Pengertian, Struktur, Tujuan, Jenis-Jenis dan Contoh Teks Diskusi

Posted on

Pengertian, Struktur, Tujuan, Jenis-Jenis dan Contoh Teks Diskusianwarsigit.com – Apakah Anda tahu apa yang tersirat oleh aktual? Sesuai KBBI, sebenarnya terjadi atau sedang dibicarakan oleh banyak orang (tentang suatu peristiwa). Diskusi itu sendiri berarti kumpulan ilmiah untuk bertukar pikiran tentang suatu masalah, sedangkan teks diskusi itu sendiri adalah teks yang berisi wacana yang membahas suatu masalah. membahas suatu masalah yang mengandung dua argumen, yaitu argumen pendukung tertentu (bintang) dan argumen penentang (con). Segala sesuatu di lingkungan yang aktual dapat dijadikan bahan diskusi. Dalam hal ini, diskusi harus dimungkinkan melalui dua kegiatan, khususnya kegiatan langsung atau bundaran.

Pengertian Teks Diskusi

Sesaat, teks diskusi adalah teks yang memberikan dua pendapat berbeda tentang suatu hal (satu “profesional dan satu kontra”) yang menyebabkan kedua pemain saling berbicara tentang masalah saat ini. Atau di sisi lain dapat juga dicirikan sebagai tulisan yang mengulas suatu isu (isu) dengan disertai argumen/pendapat baik yang mendukung maupun yang menentang isu tersebut dan diakhiri dengan kesimpulan atau rekomendasi penulis.

Struktur Teks Diskusi

Teks diskusi mempunyai 4 struktur diantaranya yaitu isu, argumen mendukung, argumen menolak dan terakhir ialah kesimpulan. Untuk lebih memahaminya simak berikut ini.

  • Isu: berisi masalah yang akan didiskusikan secara bersama-sama
  • Argumen mendukung: berisi argumen (alasan) yang mendukung suatu hal yang menjadi pokok permasalahan disku Setelah menyampaikan masalah, penulis dapat menyampaikan pendapat dari satu sudut pandang pendukung disertai alasan-alasan dan bukti untuk mendukung pendapat yang disampaikan sebelumnya.
  • Argumen menentang: berisi argumen (alasan) yang menentang argumen yang mendukun Pada tahap ini penulis memaparkan pendapat disertai alasan dan bukti dari sudut pandang kontra.
  • Kesimpulan: hasil akhir yang berisi kesimpulan dan rekomendasi tentang suatu isu yang dibahas berisi jalan tengah antara pendapat pro dan kontra.

Tujuan Teks Diskusi

Tujuan dari diskusi adalah untuk mencari pengaturan atau pemahaman tentang ide atau pendapat, diskusi yang mempengaruhi beberapa individu disebut diskusi kelompok. Dalam diskusi kelompok dibutuhkan seorang pionir yang disebut ketua diskusi. Tugas ketua diskusi adalah membuka dan menutup diskusi, membangkitkan minat anggota untuk menyampaikan gagasan, menengahi anggota yang sedang berdiskusi, dan menyelesaikan hasil diskusi.

Jenis Jenis Teks Diskusi

Teks diskusi terbagi menjadi beberapa jenis, diantaranya yaitu antara lain:

  • Seminar

Seminar adalah pertemuan khusus yang memiliki tujuan khusus dan skolastik dengan tujuan memimpin studi mendalam tentang topik tertentu dengan memecahkan suatu masalah yang memerlukan kerjasama antara peserta seminar yang dibantu oleh seorang profesor atau sarjana.

  • Sarasehan

Pengertian workshop adalah suatu perkumpulan yang diadakan untuk mendengar penilaian seseorang yang ahli dalam bidang tertentu, dimana kegiatan ini akan diakhiri dengan mengundang atau menghadirkan suatu perkumpulan undangan tertentu.

  • Simposium

Pengertian simposium adalah serangkaian pidato pendek yang dilakukan oleh seseorang di depan para peserta / pengunjung yang datang. Contoh umum : simposium nasional akuntasi.

  • Diskusi panel

Pengertian Diskusi Panel. Diskusi dewan adalah pertemuan untuk bertukar ide dengan pertemuan sebelumnya. pertemuan peserta tentang masalah tertentu yang telah dia atur. Diskusi Dewan adalah pertemuan individu yang membahas topik keuntungan dalam masyarakat atau kerumunan diskusi.

  • Kongres

Kongres adalah pertemuan besar para wakil organisasi ( politik, sosial, profesi) untuk mendiskusikan dan mengambil keputusan.

  • Muktamar

Yang dimaksud dengan kongres adalah pertemuan/pertimbangan tertinggi yang diadakan oleh pimpinan fokal dalam suatu organisasi, dimana pertemuan ini akan dihadiri oleh perwakilan organisasi untuk menentukan pilihan terhadap suatu isu yang sedang dihadapi bersama di dalam organisasi tersebut.

  • Lokakarya

            Pengertian Lokakarya adalah suah acara atau pertemuan yang dilakukan oleh para ahli di bidang tertentu yang bertujuan untuk membahas suatu masalah yang terkait dengan keahlian mereka, sekaligus untuk mencari solusi bagi permasalahan tersebut.

Kaidah Kebahasaan Teks Diskusi

Dalam mengidentifikasi unsur kebahasaan teks diskusi, perlu untuk memfokuskan dan memahami ciri kebahasaan teks diskusi. Dengan demikian, mengidentifikasi unsur kebahasaan teks diskusi akan lebih mudah.

READ ALSO :   Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Contoh Majas Asosiasi

Ada beberapa ciri-ciri kebahasaan dalam teks diskusi,yaitu mengguakan tanda hubung perlawanan seperti :

  1. a) tetapi,
  2. b) sedangkan,
  3. c) tidak …. tetapi,
  4. d) bukan ….. melainkan,
  5. e) menggunakan kohesi leksikal dan kohesi gramtikal,
  6. f) mengawali dengan kalimat tanya,
  7. g) menggunakan kata modalitas.

Fungsi Teks Diskusi

Fungsi sosial teks diskusi yaitu digunakan untuk melihat suatu masalah dari berbagai perspektif, sebelum membuat keputusan atau rekomendasi.

Contoh Teks Diskusi dan Strukturnya

Dampak Menonton Televisi Bagi Remaja

Isu

Di era globalisasi ini tayangan televisi tidak bisa dihindari, dengan duduk di depan televisi kita bisa mendapatkan berbagai macam data, termasuk hiburan. Pertanyaannya, apakah ada akibat buruk dari menatap televisi?

Sebagian individu membayangkan bahwa duduk di depan televisi memiliki efek positif, namun banyak juga individu yang percaya bahwa menatap televisi memiliki konsekuensi yang merugikan.

Argumen Mendukung

Dampak positif dari menonton televisi ialah sebagai berikut:

  • Pertama, televisi memiliki kelebihan dalam hal penyajian berita, televisi umumnya selalu to date. Hal ini tentu akan membuat remaja tidak ketinggalan informasi dan memberikan wawasan yang cukup luas pada remaja secara cepat.
  • Kedua, jika televisi menyajikan acara-acara yang berhubungan dengan pendidikan, hal ini tentu sangat berguna bagi para pelajar. Seorang palajar bisa mengambil manfaat berupa informasi pendidikan dari acara televisi tersebut.
  • Ketiga, pengaruh positif televisi lainnya ialah remaja bisa menyegarkan otak dengan menonton beragam tayangan hiburan yang disajikan oleh stasiun televisi. Mulai dari acara kuis, film, sinetron atau hiburan-hiburan yang lain.
  • Keempat, acara televisi sering menayangkan tokoh-tokoh yang memiliki pengaruh, baik dalam dunia pendidikan, dunia usaha, hiburan atau yang lainnya. Tokoh-tokoh yang ditampilkan dalam televisi ini bisa memicu remaja untuk mencontoh kesuksesan mereka.

Argumen Menentang

Sementara itu, dampak negatif dari menonton televisi ialah sebagai berikut:

  • Pertama, televisi membuat remaja lupa waktu, bagi pelajar kecanduan nonton televisi menjadi kontra produktif dengan tugas seorang pelajar yang kewajibannya belajar.
  • Kedua, banyaknya acara-acara yang kurang mendidikan di televisi bisa mempengaruhi kejiwaan remaja. Film-film yang menampilkan adegan tidak layak ditonton remaja tanpa ada sensor sangat mudah ditiru oleh remaja.
  • Ketiga, televisi mampu meningkatkan daya konsumtif remaja, karena televisi merupakan media iklan yang memiliki pengaruh tinggi terhadap konsumennya. Iklan yang ditayangkan secara terus menerus sepanjang hari, remaja untuk membeli produk yang dipromosikan oleh produsen.
  • Keempat, banyak acara televisi yang isinya kurang sesuai dengan norma masyarakat Indonesia, termasuk juga dengan berita-berita yang kerap menayangkan kekerasa tanpa disensor terlebih dahulu. Acara demikian jika ditonton oleh remaja yang notabene suka meniru, tentu bisa ditiru oleh mereka.

Simpulan

Dari beberapa pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa televisi mempunyai dampak positif atau negatif, hal itu bergantung pada penonton televisi.

 

Handphone dan Anak-anak

Ponsel atau individu yang saat ini lebih sering menggunakan Smartphone merupakan gadget yang digunakan untuk memudahkan manusia dalam menyampaikannya. Tidak hanya surat menyurat, Smartphone juga digunakan untuk membantu kebutuhan manusia lainnya. Hampir setiap orang memiliki handphone, bahkan anak kecil sekalipun. Meski begitu, banyak pro dan kontra terkait pemberian ponsel kepada anak.

Mereka yang mendukung atau profesional dalam memberikan handphone kepada anak menganggap dengan adanya perangkat khusus ini, orang tua akan lebih mudah untuk memantau dan mengawasi kondisi anaknya kapanpun dan dimanapun. mengakses data yang mereka butuhkan untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah.

Untuk sementara, mereka yang menentang atau yang menentang memberikan ponsel kepada anak-anak memiliki alasan

bahwa belum saatnya anak-anak diberikan inovasi yang canggih ini. Ini karena tidak semua data di web bagus, ada juga banyak zat perusak yang tidak boleh diakses oleh anak-anak. Selain itu, pemberian handphone kepada anak membuat mereka pasif dan sulit untuk hidup berdampingan dengan lingkungan karena lebih asyik bermain-main dengan handphonenya.

Berdasarkan dua argumen di atas, kesimpulan yang dapat kita ambil adalah sebenarnya tidak wajib memberikan handphone kepada anak. Namun, jika benar-benar diperlukan, orang tua harus memberikan pengawasan yang ketat kepada anak-anaknya. Orang tua harus mengetahui apa yang didekati oleh anaknya dan selalu membantu mereka untuk mengingat hal-hal yang bermanfaat yang dapat diakses dan hal-hal buruk yang tidak dapat diakses agar tidak terjerumus pada hal-hal yang negatif.

Pada teks Handphone dan Anak-anak dapat kita identifikasi struktur teks sebagai berikut!

Struktur Teks
Judul Handphone dan Anak-anak
Masalah

(Isu)

Handphone atau   orang-orang   sekarang   lebih   sering   menggunakan Smartphone

adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk mempermudah manusia dalam urusan komunikasi. Tidak hanya komunikasi saja, Smartphone juga digunakan untuk membantu keperluan manusia lainnya. Hampir setiap orang memiliki HP, termasuk anak kecil sekalipun. Walaupun begitu, banyak terjadi pro dan kontra dalam hal pemberian HP untuk anak-anak.

Pendapat/

argumen mendukung (Pro)

Pihak yang mendukung atau pihak yang pro terhadap pemberian HP kepada

anak-anak menganggap bahwa dengan adanya alat komunikasi ini, orang tua menjadi lebih mudah dalam memantau dan mengawasi kondisi anaknya kapanpun dan dimanapun. Selain itu juga, dengan adanya HP atau Smartphone membuat anak lebih mudah  mengakses informasi-informasi yang mereka butuhkan dalam menunjang proses pembelajaran di sekolah.

Pendapat/

argumen

menentang

(Kontra)

Sedangkan pihak yang kontra atau pihak yang menentang pemberian HP untuk

anak-anak beralasan bahwa anak-anak belum saatnya untuk diberikan teknologi yang canggih ini. Hal ini disebabkan karena tidak semua informasi-informasi di internet itu baik, banyak pula konten berbahaya yang tidak boleh diakses oleh anak-anak. Selain itu, dengan memberikan HP kepada anak-anak membuat ia menjadi pribadi yang pasif dan susah bergaul dengan lingkungan sekitar karena ia lebih asyik bermain game di hpnya.

Simpulan/

Saran

Berdasarkan kedua argumen diatas, kesimpulan yang dapat kita dapat adalah

bahwa pemberian hp untuk anak-anak sebenarnya tidak wajib. Namun, jika memang sangat diperlukan, orang tua harus memberikan pengawasan ketat kepada anaknya. Orang tua harus mengetahui apa saja yang diakses oleh anaknya dan selalu mengingatkan akan hal baik yang boleh diakses dan hal buruk yang tidak boleh diakses agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif.

 

Cara Membedakan Teks Diskusi Dan Teks Eksposisi

Membandingkan teks diskusi dan teks eksposisi dilakukan untuk melacak perbedaan antara kedua teks tersebut. Teks atau wacana dapat dibedakan berdasarkan struktur dan ciri kebahasaannya. Struktur tersebut dibingkai dari berbagai fungsi paragraf dalam membangun sebuah wacana. Sedangkan ciri bahasa adalah penggunaan atau penggunaan bahasa untuk merangkai suatu wacana atau teks.

Agar lebih memahami perbedaan kedua teks tersebut silakan Ananda perhatikan tabel berikut!

Unsur Pembanding Teks Diskusi Teks Eksposisi
Struktur teks 1. Isu

2. Argumen (Pro dan Kontra)

3. Simpulan/ Saran

1. Tesis

2. Argumentasi

3. Penegasan Ulang

Kebahasaan 1.   Menggunakan kata modalitas ,

contoh: harus, akan, ingin, mungkin.

2.   Menggunakan konjungsi perlawanan antara lain, tetapi, sedangkan, melainkan, dan sebaliknya.

3.   Penggunaan kohesi gamatikal dan leksikal.

1.   Menggunakan kata modalitas ,

contoh: harus, akan, ingin, mungkin.

2.   Menggunakan konjungsi transisi (menghubungkan) yaitu kata misalnya, kemudian, dan, atau, karena itu.

3.   penggunaan kata kerja aksi

Bacalah kedua teks berikut!

Teks Diskusi

Isu

Belakangan ini, aksi kriminal yang dilakukan oleh pelajar di kota-kota besar sangat menghebohkan. Mereka pergi ke sekolah, tetapi juga merusak, berkelahi, dan bahkan merebut bus. Salah seorang petugas menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) lingkungan untuk menjatuhkan sanksi kepada siswa nakal yang melakukan tindak pidana. Masyarakat secara keseluruhan setuju bahwa siswa yang melakukan kejahatan harus dihukum. Apa saja bentuk sanksi yang diberikan? Hingga saat ini masih menjadi perbincangan di masyarakat.

Argumen Mendukung

Beberapa individu menyarankan bahwa ada tiga sanksi ketat yang mereka rekomendasikan. Pertama, siswa dipindahkan dari sekolah unik mereka ke sekolah lain. Siswa yang cerdas biasanya berkelompok. Jadi, pindahkan mereka ke sekolah lain, tetapi tersebar, sehingga mereka benar-benar terpisah satu sama lain dan tidak boleh melakukan kejahatan lagi. Kedua, sanksi tidak masuk kelas khusus bagi semua siswa yang terbukti melakukan perbuatan yang merugikan dan membahayakan keselamatan orang lain. Itulah sanksi ketiga jika kedua hukuman tersebut mengabaikan perubahan perilaku, siswa yang nakal dikeluarkan dari sekolahnya dan dikembalikan ke orang tuanya. Meski begitu, pihak berwenang mengkritik para guru di sekolah tersebut karena tidak memiliki pilihan untuk menginstruksikan siswanya untuk menjauhi perilaku negatif.

Argumen Menolak

Sementara itu, beberapa individu tidak setuju bahwa siswa yang nakal dikeluarkan dari sekolah. Pasalnya, siswa masih membutuhkan pelatihan. Sekolah harus mendukung anak-anak sekolah yang cerdas ini. Apalah tujuan sebuah sekolah jika tidak dapat mendukung dan membimbing siswanya. Untuk menghindari tawuran, misalnya, sekolah perlu mengadakan kegiatan yang membuat siswa betah di sekolah. Perlu diperhatikan bahwa siswa, khususnya sekolah menengah, merupakan masa transisi dari anak-anak menuju remaja. Secara psikologis, mereka membutuhkan pertimbangan. Kegiatan yang membuat siswa merasa nyaman di sekolah antara lain olahraga, musik, tari, menulis, dan pramuka. Secara konsisten, siswa selalu berkomunikasi dengan guru. Jadi, guru harus mengawasi, memantau, dan membimbing siswa agar tidak melakukan tindakan yang merugikan orang lain.

Simpulan

Pada prinsipnya, sanksi bagi pelajar yang nakal boleh saja dilakukan. Meskipun demikian, sanksi itu harus mendidik siswa untuk mengubah perilakunya menjadi lebih baik. Jika sanksi itu tidak tepat, bukan tidak mungkin siswa itu akan semakin nakal.

Teks Eksposisi

Tesis

Belakangan ini, aksi kriminal yang dilakukan oleh pelajar di kota-kota besar memang sangat menghebohkan. Mereka pergi ke sekolah, tetapi juga merusak, berkelahi, dan bahkan merebut bus. Salah seorang petugas menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) terdekat untuk memberikan sanksi kepada siswa yang lihai yang melakukan tindak pidana. Masyarakat secara keseluruhan setuju bahwa siswa yang melakukan kejahatan harus dihukum. Apa saja bentuk sanksi yang diberikan? Sampai saat ini masih menjadi perbincangan di masyarakat.

Argumentasi

Beberapa individu menyarankan bahwa ada tiga sanksi ketat yang mereka rekomendasikan. Pertama, para siswa dipindahkan dari sekolah unik mereka ke sekolah lain. Siswa yang nakal biasanya berkelompok. Jadi, pindahkan mereka ke sekolah lain, tetapi tersebar, sehingga mereka benar-benar terpisah satu sama lain dan tidak boleh melakukan kesalahan lagi.
Kedua, secara spesifik sanksi tidak masuk kelas bagi semua siswa yang terbukti melakukan tindakan merusak dan membahayakan keselamatan orang lain.

Saksi ketiga, jika kedua hukuman itu tidak berhasil mengubah tingkah lakunya, siswa berbahaya itu dikeluarkan dari sekolahnya dan dikembalikan ke orang tuanya masing-masing. Meski begitu, pihak berwenang mengkritik guru di sekolah tersebut karena tidak memiliki pilihan untuk menginstruksikan siswanya untuk menjauhi perilaku negatif.

Secara konsisten, siswa selalu bergaul dengan guru dan siswa lainnya. Jadi, guru harus mengawasi, memantau dan membimbing siswa agar tidak melakukan tindakan yang merugikan orang lain. Jika beberapa siswa curang, maka secara langsung atau implikasinya akan mempengaruhi siswa lain.

Penegasan

Pada prinsipnya, sanksi bagi pelajar yang nakal perlu dilakukan. Meskipun demikian, sanksi itu harus mendidik siswa untuk mengubah perilakunya menjadi lebih baik. Jika sanksi itu tidak tepat, bukan tidak mungkin siswa itu akan semakin nakal.

Setelah membaca contoh teks diskusi dan teks eksposisi, Ananda lebih memahami perbandingan kedua teks tersebut. Coba periksa ciri kebahasaan kedua teks tersebut! Selain struktur dan ciri kebahasaan, adakah hal lain yang membedakan kedua teks tersebut?

Demikian pembahasan tentang Pengertian “Teks Diskusi” dan (Struktur – Tujuan – Jenis – Contoh) idealnya dengan audit ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi anda semua, terima kasih telah berkunjung.

Leave a Reply

Your email address will not be published.